23 April 2011

Sebuah pesahabatan





.Sinopsis Film “serigala terakhir”

Disebuah pinggiran kota Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat.mereka adalah Ale,Jarot,Luqman,Sadat dan Jago.Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara mereka ,jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali.sementara jarot adalah sosok yang paling tidak banyak omong dan tertutup.
Dalam sebuah pertandingan sepakbola yang berakhir dengan keributan.pada saat itu ale tampak terdesak,karena lawannya menggunakan pisau.mereka semua berusaha membantu ale,sampai akhirnya jarotlah yang berhasil melumpuhkan lawan dan tanpa diduganya pisau itu tertancap ditubuh lawan,rubuh bersimbahkan darah dan mati.seketika semua diam dan kabur meninggalkan jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya.
Persahabatan yang sudah mereka jalin eratpun teruji.jarot harus mengalami pengalaman pahit di penjara seorang diri.tidak ada seorang sahabatpun yang memperdulikannya .




Inilah synopsis dari film “serigala terakhir”,seperti biasa sebuah film memiliki pengaruh positif maupun negative.dan salah satu hal positif yang bisa diambil diantarnya ialah mengenai persahabatan.

Banyak diantara kita yang fanatik akan persahabatan,seolah akan terus bersama selamanya.padahal Nabi telah berpesan kepada kita ,cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja karena boleh jadi apa yang kamu cintai hari ini akan menjadi apa yang kamu benci di kemudian hari,sebaliknya bsencilah apa yang kamu benci sekedarnya saja karena boleh jadi apa yang kamu benci hari ini akan menjadi apa yang kamu cintai di kemudian hari.

Banyak contoh yang bisa dijadikan pelajaran mengenai persahabatan,kemarin masih bersama ,kemana-mana selalu bersama namun tatkala terdapat teman baru yang lebih baik kemudian meninggalkan teman yang lama.dulu berjanji akan tetap bersama disaat suka dan duka namun tatkala diuji oleh Allah ternyata persahabatannya pun retak,hanya karena seorang wanita yang sama-sama di sukainya.
Maka persahabatan yang hanya mengandalkan masalah perasaan adalah lemah,karena ia terjadi spontan tatkala perasaan sedang membutuhkan.tapi tatkala perasaan telah memiliki sesuatu yang lain maka persahabatanpun mulai luntur.

Ialam mengajarkan banyak hal mengenai persahabatan,Allah memerintahkan kita untuk jangan menjadikan teman kita yang nonmuslim sebagai teman setia,Nabi juga bersabda bahwa setiap muslim adalah bersaudara .dan banyak sekali hadis yang mengatur akan persahabatan.nilai positif yang bisa diambil dari film ini adalah bahwa tidak ada persahabatan yang abadi selama tidak didasari akan niyat karena islam.karena islamlah yang akan mengatur etika persahabatan yang benar bagaimana cara bersahabat,bagaimana memperlakukan seorang sahabat ketika sedih ,bagaimana memperlakukan seorang sahabat ketika sedang bahagia,maupun memperlakukan seorang sahabat ketika sakit,bahkan jikalau sahabat meninggalpun ada etikanya dalam islam.
kebenaran dating dari Allah kesalahan ada pafa penulis.Wassalam…

Seorang pecundang dan seorang pemenang




Mungkin sudah banyak diantara kita yang sudah tahu mengenai arti kata pecundang,namun tak jarang disadari bahwa kitalah pecundang itu sendiri.pecundang ialah mental seseorang ,kebanyakan dari kita mengartikan pecundang adalah kekalahan.namun bagi saya kalah atau menang tidak mempengaruhi pengertian pecundang.pecundang adalah suatu mental bukan suatu hasil dari suatu perjuangan.kalau kita telah melakukan usaha sungguh-sungguh disertai doa dan tawakal namun tetap pula gagal apakah kita seorang pecundang?” tatkala kita berkelahi dengan musuh kita kemudian kita tegeletak apakah kita seorang pecundang?”

Tidak kawan,.... seorang pemenang ia tidak harus selalu menang dalam sebuah pertempuran,sedangkan seorang pecundang dalam hasil apapun ia tetap pecundang walaupun ia menang dalam sebuah pertempuran.ada seorang anak ia merasa takut tampil didepan kelas pada saat dibutuhkan didepan kelas,ia masih ragu-ragu” maju gak yah ,maju gak yah “ antara yak dan tidak kemudian hasilnya pun” gak”.maka diapun bisa dikatakan seorang pecundang.
Seorang pemuda ia menyukai terhadap seorang gadis,maka sigadis itupun mengucapkan kepada pemuda itu “mas kalau mas benar-benar suka sama saya ,ajak ngobrol orang tua saya mengenai hubungan kita”.sang pemuda kemudian ragu akan keberanianya bahwa ia bisa berbicara kepada ayah si gadis itu dan kemudian iapun memilih untuk tetap menjalin hubungan back street’nya maka iapun seorang pecundang.
Seorang pejuang ia telah mempersiapkan pasukannya untuk menghantam musuh yang mau menyerangnya,namun di t engah jalan diketahui bahwa musuhnya 10 kali lebih besar,pejuangpun jadi berpikir ulang “maju gak yah”,kalau maju kemungkinan besar kalah,kalau tidak maju selamat tapi menyerah.dengan berbagai pertimbangan maka kemudian diapun memilih menyerah maka diapun selamat.namun seumur hidup selama dia tidak merubah mental tersebut ia akan tetap menjadi seorang pecundang.

Seorang pecundang ia akan mundur sebelum pertempuran dimulai,karena keraguan dan ketakutannya,ia merasa tidak mampu menghadapi lawannya,maka iapun keluar dari pertempuran padahal pertempuran belum berakhir atau bahkan belum dimulai.
Pecundang biasanya terbentuk karena motifasi hanya berlandaskan dunia,sehingga disaat logika mengatakan tidak mungkin maka diapun tidak melanjutkan pertempuran tersebut.


Sedangkan kebalikan mental pecundang adalah mental pemenang,mental pemenang, ia tidak di pengaruhi oleh hasil yang akan di dapat, baginya yang terpenting ia telah berusaha semaksimal mungkin di sertai do’a dan tawakal.perkara hasil adalah urusan Allah dan bukan hak manusia,Seorang pemenang ia memiliki visi yang mampu menembus diding peghalang ketidakmungkinan,karena baginya surga telah tampak nyata didepan matanya.baginya semuanya bisa mungkin kalau Allah menghendaki.inilah yang membedakan seorang pecundang dengan seorang pemenang,ia kan tetap menang walau secara hasil ia kalah….
Kebenaran datang dari Allah kesalahan ada pada diri saya,wassalam…