15 April 2012
Aqidah yang kuat
Saya inget banget ketika dalam suatu kajian ustad tersebut mengatakan iman yang benar yaitu seseorang yang dipaksakan melakukan kemaksiatan atau disuruh meninggalkan apa yang diperintahkan Allah ia tidak mau walaupun ia di berikan kenewahan dunia ataupun di intimidasi sekalipun. Beliau menganalogikan keimanan ibarat kita meyakini bahwa listrik itu kalau bagian positifnya dipegang bisa menyebabkan kesetrum dan konsekuensinya bisa mati. Keyakinan itulah yang melandasi bahwa ketika kita menyentuhnya akan celaka. Hal itulah yang membuat seseorang walaupun diiming-imingi dunia sekalipun tidak mau menyentuhnya, karena yakin bahwa itu akan celaka. Keimanan seorang muslimpun idealnya demikian, ketika kehidupan yang ada berbenturan dengan Syariat islam maka iapun lebih memilih jalan Allah swt yaitu Syariat islam, walaupun ia diancam mati sekalipun. Keimanan inilah yang mahal ibarat berlian yang begitu memukau. Lantas bagaimana menggapai keimanan itu?”. Ustad tersebut melanjutkan ILMU. Ilmu itulah yang membuat orang tahu bahwa didalam kabel itu ada setrumnya, dan ilmu itulah yang membuat orang yakin ketika menyentuhnya akan kesetrum. Maka pantaslah Rosulullah sangat menekankan kepada umatnya untuk menuntut ilmu bahkan mewajibkannya mulai dari lahir sampai ke liang lahat. Wallahu A’lam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar